25 dan 16
Tapi cukup jauh untuk usia
Kau dengan umurmu siap melaju
Dan aku hanya anak kecil yang tak tahu malu
Selamat ulang tahun, kawan tua
Semoga senja lebih mendekapmu erat
Hingga membawamu pada bahagia
Aku, Kawan mudamu, disini
Kan selalu berdoa, untukmu kawan
Yang terbaik, selalu, semoga untukmu selalu terbaik
Purwokerto, 13 Juli 2013
Ulang tahunmu yang ke-3 kali ku alami setelah waktu perkenalan kita
Pelajar dan Hidup Baru
Bersenang-senang tlah selesai
Menata kamar tlah berakhir
Plesir kini tlah pulang
Saatnya merapikan buku
Memilih-milih ilmu
Membaca lagi
Kembali kehidupan sekolah
Tak mau seperti yang lalu
Kini mulai lebih rajin
Tak mau gagal lagi
Kini saatnya bangkit
Aku seorang pelajar
Kini libur tlah usai
Maka akan kumulai hidup baru
Satu Lagi Ulah Waktu
Membangunkan nyawa
Tercengang dengan kabar yang ada
Tahu-tahu aku tlah bersiap siaga
Mungkin kau memang tlah menunggu lama
Hingga melompat kesana kemari
Namun segitu tak berartikah persahabatan ini
Hingga tak bisa bersabar sedikit
Kau tlah mengenal aku, harusnya
Dengan segala kata terlambatku
Namun egoku berontak
Bahkan bukan hanya salah lambatku
Sadarkah egomu akan itu?
Bahlan tapa kepastian bertemu, kau tiba-tiba tlah menunggu
Jadi bukan seluruhnya salahku, bukan?
Coba tanya egomu kawan!
Lalu kala aku tlah siaga
Siap jejakan kaki menemuimu
kutanyakan tempatmu
Lalu segera melaju
Namun tak kutemui sosokmu
Ego membangun perlahan emosiku
Buatku termangu, diam
Lalu sekali lagi kutanyakan tematmu
Bah! Betapa teganya kau berpindah tanpa kabar?
Setelah surutkan emosiku
Kususul kau ketempat yang baru
Paling kau baru setengah putaran menunggu
Tapi lagi-lagi berpindah lagi
Selesai, selesai sudah
Yang kita bertahankan dari jarak dan waktu
Kau, kalian, hilang bersama persahabatan kita
Not Too Long
Hampir aja nih blog kaya blog-blog ku sebelumnya, TERLANTAR! Atau lebih tepatnya bukan hampir, tapi sudah. haha. tp ya memang begitulah, sekolah benar2 menguras waktu dan tenagaku. apalagi kurang dari 50 hari lagi aku bakal menghadapi Ujian Nasional. Ujian yang bener2 aku takutin buat saat ini. Tapi sekarang aku sempet2in ngetik di atas kasur tercintaku, buat menyambut seluruh pembaca dan penggemar blogku *sambutanmeriah. oke, tadi cuma bercanda, aku tau blog ini hampir ga ada yang baca sama sekali. emang sih, hal ini bikin aku males nulis, ataupun posting apapun. tapi di lain sisi aku seneng juga, karna blog ini jadi bisa kaya blog curhatan gitu. Ya, kalo kamu lagi baca blog ini, brati kamu kurang beruntung karena menemukan blog garing yang bener2 ga penting, hehehe, kaya nya cukup dulu deh basa-basinya, setelah ini aku bakal nge posting puisi2ku tentang korupsi, yang sedihnya baru aja aku kirim kemarin2 buat di-antalogiin dan ga lolos seleksi hiks.. hehe.. mungkin juga bakal ada cerita cinta yang based on true story juga. selamat ngubek2 blogku ya, makasih udah visit ^^
Terlalu perlahan
Meninggalkan kisah lama yang muram
Aku mulai berjalan meninggalkan kegelapan
Meninggalkan segala yang mengekang
Langkahku sudah terlalu banyak yang tertunda
hanya untuk luangkan waktu mengenangmu
Mengenang yang tak seharusnya tak kukenal
perlahan kulawan kelumpuhanku
mencoba kembali berlari menjauhi cerita yang kelam
Namun aku mulai menangis
dan bertanya-tanya
Sudahkah aku siap
Meninggalkan nikmatnya terluka
Sudahkah aku rela melepas bayangmu
Perlahan kuyakinkan diriku
Melupakanmu satu-satunya jalanku
tapi ini tak mudah untukku
Segalanya terasa perih
Jalanku tlah terhenti terlalu lama
untuk cerita yang tak berarti
perlahan..
perlahan...
Namun terlalu perlahan...
hingga aku tak sadar aku hanya berjalan ditempatku berdiri
Sedetik
Perihnya yang kurasa
ketika setelah sedetik lalu
kau curahkan segala perhatian itu
lalu kau hempas begitu saja
dengan kata-kata lain yang kau rajut untuk wanitamu
Sebegitu tak pedulinya kah engkau
kasih...
Berlalunya waktu tak menghapus apapun
hanya menambah goresan luka
dan kini aku tak berdaya
ketika penyakit hatiku tentang kenangan mu kembali melumpuhkanku
Sekali saja kau peduli
Bukan peduli seperti itu
cukup tanyakan apa rasaku tlah hilang
Karna kau nyatanya kau tak pernah tau
Bahwa rasa ini abadi

